banner 728x250
Hukrim  

Terbungkus Almamater SMA,Bayi Perempuan Di Temukan Warga

Kabupaten Bekasi – Warga perum Kota serang Baru Blok E Rt.02/17 desa Sukaragam Kecamatan Serang Baru kabupaten Bekasi di gemparkan dengan penemuan bayi perempuan dengan tali plasente masih menempel di perut dan hanya terbungkus Almamater sebuah sekolah negeri atas.

Oleh warga bayi perempuan malang yang masih hidup tersebut langsung di bawa ke klinik terdekat, namun naas belum sempat mendapatkan perawatan bayi tersebut meninggal dunia yang di duga karena kedinginan dan terlalu lama saat di buang oleh pelaku.

Peristiwa penemuan Bayi Perempuan bermula saat Asmani(45) warga yang melintas di lokasi kejadian meminta tolong di pindahkan sepeda motor miliknya karena kondisi jalan yang licin, saat menoleh ke sebuah jembatan, melihat bayi malang yang terbungkus Almamater yang awalnya di kira boneka.

Namun setelah di dekati ternyata Bayi Perempuan yang masih menempel tali plasenta di tubuhnnya,kontan Asmani langsung berteriak memberitahukan warga lainnya.

Warga yang mendengar teriakan Asmani langsung mendekati dan mengevakuasi bayi malang tersebut,untuk kemudian di bawa ke klinik terdekat.

“awalnya saya kira hanya Boneka saat di dekati ternyata Bayi Perempuan yang masih hidup,namun naas saat di bawa klinik nyawa bayi tidak tertolong” ucap Asmani.

Sementara Kapolsek serang baru AKP Josman Harianja bersama anggota Polsek yang mendapat laporan langsung tiba di lokasi kejadian untuk mengidentifikasi bayi malang tersebut yang sudah tidak bernyawa.

Kapolsek mengatakan bahwa mendapat laporan adanya penemuan bayi perempuan oleh warga dan masih terus melakukan penyelidikan termasuk meminta keterangan beberapa saksi mata.

“untuk saat ini kita masih melakukan penyelidikan termasuk meminta keterangan beberapa saksi mata” ucap Kapolsek Serang baru AKP Josman.

“kami juga sedang melakukan identifikasi termasuk mengembangkan temuan bayi perempuan yang di buang dengan hanya terbungkus almamater sebuah sekolah menengah atas” terang Josman.

Guna kepentingan penyelidikan jasad bayi perempuan tersebut langsung di bawa petugas kerumah sakit umum daerah Cibitung untuk di lakukan otopsi, petugas juga telah mengetahui identitas pembuang bayi dan saat ini sedang melakukan pengejaran(Rafi).