banner 728x250
Daerah  

Gaya Hidup Mewah Hingga Plesiran Keluar Negeri  Mendapat Perhatian Warga Kab Bekasi Terhadap Dua Pejabat Pemda

Kabupaten Bekasi – Beredarnya informasi dan sejumlah foto beberapa pejabat Aparatur Sipil Negara (ASN) pada Pemerintah Daerah Kabupaten Bekasi, ke sejumlah negara.

Menumbulkan pertanyaan besar dari sejumlah kalangan tentang kaitan apa mereka melakukan perjalanan ke luar negeri, dan dari mana biaya yang di didapatkan ASN tersebut bisa melakukan plesiran hingga setiap tahun.

Hal tersebut diketahui dengan beredarnya foto Kepala Dinas Sumber Daya Air Bina Marga Bina Kontruksi Kabupaten Bekasi Henri Lincoln (HL), bersama stafnya Kepala Bidang Bina Kontruksi Tenny Intania (TI), yang terlihat foto bersebelahan bersama Henri Lincoln di dalam satu kereta gantung yang berada di pegunungan es Swiss eropa pada awal tahun 2025.

Hal itu menjadi sorotan masyarakat terhadap pejabat di Pemerintahan Daerah Kabupaten Bekasi, yang sering melakukan perjalanan keluar negeri atau plesiran yang tidak sebanding dengan gaji dan jabatannya. Hal tersebut pun patut dicurigai sebagai indikasi illicit enrichment atau gaya hidup mewah yang tak wajar.

Henri Lincoln dan Tenny Intania adalah Aparatur Sipil Negara (ASN) yang mejabat posisi strategis pada Dinas SDABMBK Kabupaten Bekasi, bahkan diketahui pula dari sejumlah informasi kedua ASN tersebut sering melakukan perjalan ke luar negeri sejak tahun 2022 hingga 2025.

Informasi yang didapat,Henri Lincoln sejak tahun 2022 menjabat sebagai Kepala Dinas SDABMBK, Kabupaten Bekasi. Sampai 2025 terakhir sudah hampir 9 kali berangkat keluar negeri baik plesiran maupun keperluan mengunjungi dua anaknya yang kuliah diluar negari

“Pertengahan Tahun 2022, HL diduga sudah plesiran bersama TI anak buahnya yang menjabat sebagai Kabid Bina Kontruksi pada Dinas SDABMBK dengan pesawat Qatar Airways tujuan London melalui Bandara Internasional HAMAB yang berlokasi di DOHA Qatar,” kata sumber, Senin (23/2/2026).

Selanjutnya, kata sumber, pada awal tahun 2023, Henri Lincoln kembali berangkat ke Qatar dengan pesawat Qatar Airways tujuan yang sama yaitu London. Dan kemudian pertengahan tahun 2023 HL berangkat lagi diduga bersama TI dengan pesawat All Nippon Airways tujuan Tokyo Jepang.

“Masih ditahun yang sama tepatnya akhir tahun 2023 HL berangkat lagi dengan pesawat Singapore Air Lines tujuan Bandara Internasional CHANGI Singapura dan berlanjut lagi ke London Inggris. Ditahun 2023 ini HL berangkat sendiri,” jelasnya.

Selanjutnya, kata sumber, ditahun 2024, Henri Lincoln kembali berangkat keluar negeri bersama kembali dengan anak buahnya TI yang menjabat sebagai Kabid Bina Kontruksi pada Dinas SDABMBK Kabupaten Bekasi.

“Keberangkatan HL yang diduga sering berduaan bersama TI anak buahnya yang menjabat sebagai Kabid Bina Kontruksi pada Dinas SDABMBK Kabupaten Bekasi keluar negeri, juga patut dipertanyakan? Apakah ada hubungan special?,” sindir sumber.

Selain itu lanjut sumber, kembali tahun 2024 tepatnya bulan 9 HL kembali berangkat ke luar negeri menggunakan pesawat Singapore Airlines tujuan London Heathrow. Kali ini HL berangkat sendiri selama 10 hari yang diduga mengunjungi anaknya yang berkuliah di University Of Leicester inggris.

Terakhir, lanjut sumber, awal tahun 2025, Henri Lincoln lagi-lagi berangkat keluar negeri bersama anak buahnya tersebut yaitu TI dengan menaiki pesawat Garuda Indonesia tujuan Bangkok. Yaitu Bandara Internasional SUVARNABHUMI. Menurut informasi HL dan TI di Bangkok selama 3 hari lalu menjelang akhir bulan pada awal tahun 2025 HL kembali melakukan perjalan ke luar negeri tujuan Swiss menggunakan pesawat Emirates yang transit di Dubai dan Wina Austria.

Fenomena pejabat, termasuk Kepala Dinas yang mampu menyekolahkan dua anaknya di luar negeri memang sering memicu perhatian publik, mengingat besarnya biaya pendidikan Internasional.

Masih kata sumber, meskipun gaji pokok ASN golongan tertinggi (IV/e) berkisar diangka Rp6,3 juta, total Tunjangan Kinerja (Tukin) dapat meningkatkan penghasilan pejabat setingkat Kepala Dinas menjadi jauh lebih tinggi.

“Tapi setinggi-tinggi sekelas Kepala Dinas kalau dihitung dalam satu tahun pendapatan murninya berkisar Rp 500 jutaan” ucap Sumber.

sementara kuliah dan biaya hidup serta tempat tinggal di luar negeri kedua anaknya tersebut bisa lebih dari Rp500 juta. Lalu biaya hidup HL dan istri serta operasional hingga jalan jalan keluar negeri dari mana bisa dia dapatkan,”ungkap sumber yang enggan di menyebutkan nama.

Tidak hanya itu, bahkan setelah kepulangannya dari Swiss Eropa, pada bulan Agustus 2025 Henri Lincoln menikahkan anak pertamanya yang bernama Zefanya Ariel Jimmy di salah satu hotel bintang lima Jakarta yaitu Hotel Fairmount Jakarta.

Berdasarkan penelusuran serta informasi yang didapat,biaya sewa gedung atau Ballrom khusus wedding di hotel Fairmount Jakarta, bukan merupakan biaya yang murah bahkan bisa mencapai hingga Miliaran rupiah.

Sementara, berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN) Henri Lincoln tahun 2023 ke tahun 2024, ada kenaikan yang signifikan, hingga Rp 1.250.000.000 (Satu Miliar Dua Ratus Lima Puluh Juta Rupiah. Dengan penambahan Dua unit mobil mewah yang harganya mencapai Ratusan Juta rupiah.

Ini sudah merupakan hal yang tidak wajar, seorang pejabat negara dengan gaya hidup mewah dan sering melakukan perjalanan keluar negeri, bahkan bersama stafnya. Apakah hal tersebut bisa disebut wajar dari mana dia dapatkan semua itu.

Aparat penegak hukum harus dapat melihat hal ini dengan jeli, sementara jabatan strategis yang dimilikinya saat ini merupakan posisi yang patut dicurigai dalam hal kinerja yang dapat menguntungkan diri pribadi hingga golongan.

Sementara, diketahui sebelum tertangkap tangan oknum kontraktor Sarjan oleh KPK pada Januari 2025 Henri Lincoln bersama sejumlah stafnya plesiran ke Swiss ada apakah pertemuan mereka di Swiss tersebut. (tim).