banner 728x250
Daerah  

DPT Dipersoalkan, Warga Telaga Murni Minta Penetapan Pemilih BPD Diulang

Kabupaten Bekasi – Polemik penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT) pada pemilihan anggota BPD Desa Telaga Murni, Cikarang Barat, memicu gejolak di tengah masyarakat.

Warga menilai proses tersebut tidak transparan dan perlu dilakukan revisi total.

Tokoh masyarakat, Subagja, menyebutkan bahwa banyak nama yang masuk dalam DPT tidak mencerminkan representasi tokoh yang dikenal luas oleh warga.

“Kita ini tinggal di satu desa, tahu siapa yang benar-benar tokoh. Tapi yang muncul di DPT justru banyak yang tidak dikenal kapasitasnya,” ujarnya.

Menurutnya, dugaan pengkondisian pemilih terjadi hampir di seluruh dusun. Desa Telaga Murni sendiri terdiri dari lima dusun, dengan masing-masing RT mengusulkan tiga orang pemilih.

“Indikasinya ada pengaturan di beberapa dusun. Bahkan ada yang diduga sudah ‘dipasang’ untuk memenangkan calon tertentu,” kata Subagja.

Ia juga mengungkapkan bahwa sebagian pemilih memiliki hubungan keluarga dengan calon anggota BPD, yang dinilai mencederai asas keadilan dalam pemilihan.

Menindaklanjuti polemik tersebut, warga telah mendatangi panitia, namun tidak mendapatkan kejelasan.

Panitia justru mengarahkan warga untuk berkoordinasi dengan kepala desa.

“Karena kepala desa tidak ada di tempat, kami akhirnya mengadu ke kecamatan. Dijanjikan akan ada pertemuan lanjutan, tapi kami minta investigasi ulang,” tegasnya.

Warga berharap pemerintah kecamatan turun tangan untuk memastikan proses berjalan adil dan transparan.

“Kami minta semua DPT direvisi. Jangan sampai pemilihan ini kehilangan legitimasi di mata masyarakat,” pungkas Subagja.