Kabupaten Bekasi – Kasus penganiayaan yang menimpa seorang karyawan di tempat karoke tiara yang berada di kawasan ruko tamrin lippo cikarang kabupatren Bekasi, mendapat sorotan berbagai elemen masyarakat, karena di anggap lalai untuk menjaga keamanan para pekerja yang berada di tempat tersebut.
Hal tersebut di ungkapkan beberapa warga bahkan pengunjung yang kerap menikmati tempat karoke tiara, dengan nada kecewa menyampaikan tanggapan dengan peristiwa yang menimpa salah satunya pekerjanya.
“seharusnya pihak pengelola karoke tiara jangan asal lepas tangan aja, dan jangan lalai dengan kejadian yang menimpa salah satu pekerjanya, terlebih kejadian terjadi di dalam tempat karoke tersebut”:sesal Yakub salah satu warga.
” memang yang saya denger di tempat karoke tiara kerap terjadi kejadian antara pada karyawan bahkan pengunjung, yang berarti pihak pengelola tidak septy melakukan pengamanan dan terkesan lalai, sudah seharusnya pemerintah daerah pengkaji lagi ijin dan lainnya” Kesal Yakub
Di tempat terpisah Pemerhati Anggaran dan Kebijakan Pemerintah Boy Iwan, saat dimintai tanggapan dengan adanya peristiwa penganiayan yang terjadi di tempat karoke tiara mengaku sangat menyesalkan, terlebih uang menjadi korban karyawannya sendiri, bagaimana kalau yang menjadi korban adalah pengunjung yang notobone banyak dari kalangan exsptariat.
“Menjaga dan mengamankan karyawannya saja tidak bisa, bagai mana kalau nanti yang jadi korban tamu yang mayoritas orang asing atau kalangan exsptariat tentu dapat mencoreng wajah daerah kabupaten Bekasi, dan bahkan hisa saja mereka(orang asing) tidak akan berinvestasi di wilayah kabupaten Bekasi “:tutur Boy Iwan.
” saya akan bersurat ke dinas yang membidangi tempat hiburan, kalau bisa di cabut saja ijinnya, kalau perlu akan menyurati juga dinas Tenaga kerja apakah para karyawannya sudah di berikan haknya sesuai dengan kerjanya di tempat tersebut” Tandes Boy Iwan.








