Kabupaten Bekasi – Rapat pembentukan panitia pemilihan kepala desa periode 2026-2034 yang digelar oleh Badan Permusyawaratan Desa (BPD) di desa pahlawan setia kecamatan Tarumajaya kabupaten Bekasi hampir nyaris Ricuh, dari penunjukan untuk panitia inti Pilkades yang di tunjuk langsung saat acara rapat pembentukan panitia di aula desa pahlawan setia, kamis (7/5/2026).
Salah satu tokoh masyarakat yang hadir di acara rapat pembentukan panitia inti Pilkades yang merupakan peserta rapat interupsi yang berujung perselisihan dan hampir ricuh di duga untuk panitia inti Pilkades dari tahun ke tahun itu-itu aja orangnya, netralitas BPD di pertanyakan oleh perwakilan masyarakat atas memimpin pembentukan panitia inti Pilkades tersebut, kata karban yang mengatasnamakan tokoh masyarakat.
Masih kata karban, dari pihak penyelenggara yang seharusnya jujur dan adil, pertama dari pembentukan panitia intipun harus berdasarkan rapat dong, ga seujuk ujuk sekonyong konyong sekarang langsung panitia inti terbentuk ini dasarnya dari manah langsung di tunjuk, ungkap karban dengan nada kesal.
Harapan dari kami intinya penunjukan Panitia inti harus berdasarkan musyawarah kepada tokoh masyarakat itukan ada perdesnya, itu yang di tunjuk menjadi panitia pemilihan kepala desa orang lama semuah, yang saya inginkan ada perubahan regenerasi pembentukan dari tokoh masyarakat yang seharusnya di musyawarahkan dulu untuk pembentukan panitia inti Pilkades tersebut, tuturnya.
Saya sebagai tokoh masyarakat tidak setuju dengan adanya pembentukan panitia yang di tunjuk langsung saat ini, itu lagi itu lagi orngnya dari tahun ke tahun, kami menginginkan adanya perubahan untuk kemajuan desa pahlawan setia, dan kami akan mengajukan minta di ulang kembali untuk pemilihan panitia inti Pilkades saat ini, Ungkapnya karban tokoh masyarakat(khr).








