banner 728x250
Daerah  

Warga Pisang Batu Kompak Kerjakan Pemotongan Hewan Kurban di Masjid Hidayatusholihin

Kota Bekasi – Masjid Hidayatusholihin kaliabang pisang Batu Kelurahan Pejuang Medan satria kec Medansatria kota Bekasi, melaksanakan penyembelihan hewan kurban pada  10  Dulhijah 1447 H, tepatnya Rabu 27 Mai 2026. Penyembelhan dilakukan secara terbuka melibatkan seluruh warga kampung dan disaksikan anak-anak sebagai  pembelajaran sejak dini.

Takmir Masjid Hidyatusholihin sengaja mempersilakan anak-anak untuk menyaksikan pemotongan hewan kurban. Hal itu dimaksudkan sebagai upaya pembelajaran positif bagi mereka. Kebiasaan menyaksikan proses pemotongan hewan kurban akan membuat mereka kelak dewasa menjadi tidak canggung untuk terlibat langsung dalam kegiatan keagamaan tersebut.

Zahrudin menambahkan hewan yang sudah di potong bisa bermanfaat bagi warga yang menerima dan yang berkurban di Terima amal ibadahnya dapat meningkatkan keimanan dan ketakwaan serta meningkatkan kepedulian sesama warganya.

Ketua Panitia kurban Masjid Hidayatusholihin, Ismail Syafi’ih menjelaskan pada perayaaan Idul Adha 1447 H ini menyembelih 16 ekor hewan kurban terdiri 6 ekor sapi dan 10 ekor kambing. Penyembelihan dilaksanakan di halaman masjid secara gotong royong bersama seluruh warga.

Sedangkan seluruh hewan kurban berasal dari para shohibul kurban warga kaliabang pisang Batu dan dari perusahaan PT Prakarsa Alam segar (PAS), baik secara kelompok maupun individu. Selanjutnya seluruh daging hasil hewan kurban dibagikan secara adil sesuai syariat kepada warga kaliabang pisang Batu dari lima Rt terdiri dari Rt 5, 6, 7, 8 dan Rt 9 sebanyak 950 paket daging kurban tersebut.

“Alhamdulilah kesadaran warga kaliabang pisang Batu untuk berkurban semakin baik. Tebukti jumlah hewan kurban tahun ini jumlahnya meningkat. Setidaknya dibandingkan  perayaan tahun lalu,”ungkap Ismail Syafi’ih

Mahfu (58), salah seorang warga  mengaku bersyukur setiap tahun bisa terlibat dalam kegiatan  penyembelihan  hewan kurban di kampungnya. Selain menggembirakan karena bisa bertemu dan bersilaturim dengan para tetangga, juga berharap apa yang dilakukannya  bisa menjadi ibadah(khr).